Jokowi Sangat Mendukung Kemajuan UMKM

Trustmediaid.com, Jakarta – Ancaman resesi global membayangi berbagai negara di belahan dunia akibat adanya perang dagang, terutama antara AS-China.

Situasi ini tentu akan menekan neraca perdagangan dalam negeri, mengingat kedua negara tersebut merupakan mitra dagang utama Indonesia. Untuk itu, sektor UMKM dan koperasi lah yang mampu menjadi penyangga sistem perekonomian nasional dalam menghadapi resesi.

Upaya mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas dapat mengurangi tingkat kemiskinan dengan cepat serta dapat mengurangi tingkat ketimpangan sekitar 4 persen.

UMKM memang harus mendapat perhatian utama karena besarnya kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia yang mencapai 62,5 persen, penyerapan tenaga kerja hingga 95 persen, dan kontribusinya terhadap ekspor non-migas hingga 16,45 persen. Bahkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, dari total 59.693.791 unit usaha di Indonesia, 99,89 persennya terdiri atas usaha kecil dan mikro masing-masing 684.196 unit (1,15 persen) dan 58.943.768 unit (98,74 persen).

Hasil analisis Komite Ekonomi dan Industri Nasional di tahun 2017 menunjukkan bahwa jika pemerintah fokus mendorong kenaikan omset UMKM, dengan target kenaikan omset usaha mikro sebesar 30 persen, usaha kecil sekitar 10 persen maka perekonomian nasional dapat tumbuh sebesar 7 – 9 persen. jelas bahwa penguatan UMKM adalah solusi perekonomian nasional”, tandas Ir Jarot Trisunu. Ketua Umum Ikatan Ukm bisnis Indonesia.

Merujuk kepada Nawa Cita, RPJP 2005 – 2025, dan RPJMN 2020 – 2024, Suhaji mengusulkan agar kebijakan pembangunan UMKM di Indonesia berbasis kepada produk atau komoditas unggulan lokal di masing-masing daerah. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pengurangan ketimpangan berbasis produk unggulan lokal dapat ditempuh dengan mengembangkan akses pasar, penciptaan inovasi teknologi dan efisiensi, akses permodalan, penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM dan dukungan aspek legalitas.

“Adopsi kebijakan Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan Presiden Jokowi menjadi kunci bagi penguatan UMKM di Indonesia,” kata Ir Jarrot Trisunu

Dan dalam pidato PRESIDEN JOKOWI pada pelantikan PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN tgl 20/10/2019 di Gedung MPR DPR jakarta. Beliau sangat sangat berpihak kepada UKM dengan memberikan pernyataan :

Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 undang-undang besar. Pertama UU Cipta Lapangan Kerja dan kedua UU Pemberdayaan UKM

Puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus. Puluhan UU yang menghambat pengembangan UMKM juga akan langsung direvisi.

Betul-betul jika dilaksanakan dan diaplikasikan saya yakin kita BANGSA INDONESIA pasti melewati resesi Ekonomi dunia bagaimanapun bentuknya. Karena Beliau membangun Pondasi bagi UKM NKRI, pungkas Ir Jarot Trisunu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com