Birokrat Masih Jadi Incaran Pilkada, Karena Kaya Pengalaman

Sukabumi, Trustmediaid.com – Kalangan birokrat kerap menjadi incaran para politisi untuk maju bersama dalam pemilihan kepala daerah. Sebab, figur seorang birokrat dinilai berpengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

Pemred Trustmedia Indonesia Grup sekaligus pengamat politik dan sosial Tantan Husnatani mengatakan, “kolaborasi politisi dengan birokrat sangat ideal. Sebab, sosok politisi akan menjalin komunikasi di luar pemerintahan. Sementara birokrat akan berkoordinasi dengan internal pemerintahan. Jadi, kombinasi dan kolaborasi ini seimbang,” katanya, Kamis, 16 Mei 2019.

Oleh karena itu, menurut Tantan, tidak sedikit para politisi atau partai politik mencari sosok seorang birokrat untuk mendampinginya  pada setiap Pilkada di berbagai daerah tak terkecuali di Kabupaten Sukabumi nantinya. Namun, saat ini setiap partai diharapkan mampu mencari sosok kader partai di internal terlebih dahulu untuk mencari kader yang terbaik. Biasanya secara normatif di prioritaskan kepada ketua partainya masing-masing.

“Pilkada di Kabupaten Sukabumi tahun 2020 semakin dekat. Maka, tugas partai politik harus lebih menggodok untuk mencari kader yang terbaik. Bila perlu kader-kader yang sudah baik dikompetisikan saja untuk memilih kader yang terbaik, makanya saya menyokong secara maksimal Gerakan Sukabumi Memanggil Putra Terbaik 2020,” ujarnya.

Hal itu, lanjut Dia, akan berbeda bila kader di setiap partai tidak memiliki integritas dan kapabilitas yang baik, serta tidak mewakili keinginan masyarakat. Ditambah lagi, tidak memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup. Jika demikian, sikap partai harus mau untuk mengusung nonkader yang berada diluar organik ke partaianya.

“Dari pada harus memaksakan kader yang memang tidak baik, mending mengusung nonkader saja dengan catatan memiliki prestasi yang baik dan layak,” ujar Tantan Husna menegaskan.

Untuk diketahui, sosok birokrat di Kabupaten Sukabumi yang digadang-gadang untuk maju di Pilkada 2020 masih minim. Saat ini baru ada dua nama yang mengemuka, yakni Adjo Sarjono yang menjabat Wakil Bupati yang masih menjabat dan Iyos Somantri yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi . Kedua figur ini adalah birokrat gaek, yang meniti kariernya tidak kurang dari 30 tahun di dunia birokrasi.

Sementara itu kedua figur birokrat tersebut belum dapat dikonfirmasi mengenai kesediaannya mengikuti kontestasi Pilkada di 2020. Sepertinya mereka masih fokus untuk menyelesaikan tugas -tugasnya di birokrasi.

“Tapi saya yakin, kalau ada dukungan kepada mereka dari seluruh stakeholder terutama masyarakat di Kabupaten Sukabumi ini, mereka akan terpanggil. Saat ini kita selaku warga masyarakat Kabupaten Sukabumi, hendaklnya memberikan kesempatan kepada mereka untuk membenahi pekerjaan yang belum selesai, seperti  infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, dan lainnya,” ujar Tantan Husnatani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com